Sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) mendapatkan apresiasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) karena dinilai menunjukkan kinerja eksplorasi dan kepatuhan terhadap komitmen KKS, termasuk keberhasilan dalam penemuan hidrokarbon.
Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini mengatakan, berdasarkan penilaian terhadap 113 Wilayah Kerja (WK) Eksplorasi yang telah berumur 3 tahun atau lebih, terpilih 5 kontraktor KKS masuk dalam kategori emas dan 6 kontraktor KKS dalam kategori Hijau.
“Langkah ini upaya implementasi sistem reward and punishment kepada kontraktor secara terukur,” kata Rudi, di kantornya Jakarta, Rabu (3/7/2013).
Rudi menambahkan, dengan banyaknya kendala yang dihadapi industri hulu minyak dan gas bumi (migas) di lapangan, pemenuhan komitmen pasti hingga penemuan hidrokarbon, serta tahap pengembangan lapangan menjadi sesuatu hal yang mahal.
"Karena itu perlu upaya kerja keras, komitmen tinggi, dan teknologi dari kontraktor untuk mencapainya, tentunya dengan dukungan penuh SKK Migas dan stakeholder terkait," tuturnya.
Rudi meminta kepada kontraktor yang belum melaksanakan komitmen untuk mempercepat upaya meningkatkan kinerja di wilayah kerjanya agas lolos dari sistem punishment berdasarkan ketentuan Kontrak Kerja Sama (KKS).
Punishment yang dapat diberikan, antara lain pinalti pengembalian sebagian wilayah kerja, membayar sejumlah nilai tertentu kepada Pemerintah yang disebabkan kegagalan melakukan pengeboran eksplorasi, hingga rekomendasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk terminasi wilayah kerja.
Sebelum menerapkan punishment tersebut, SKK Migas memonitor kinerja setiap tahun dan memberikan peringatan-peringatan untuk mengingatkan sedini mungkin tentang hal-hal yang menjadi outstanding dan konsekuensi dari outstanding tersebut.
Rudi menjelaskan, apabila hingga maksimal 3 kali peringatan, Kontraktor KKS belum menunjukkan perbaikan kinerjanya, mau tidak mau SKK Migas harus menjalankan fungsinya sebagai pengawas kontrak kerja sama dengan menerbitkan punishment tersebut.
“Kita tidak bisa berlama-lama berurusan dengan perusahaan yang belum siap, karena bangsa Indonesia sudah menunggu apa kontribusi kita untuk peningkatan produksi migas,” kata Rudi.
Selain pemberian penghargaan sebagai reward, SKK Migas berupaya secara intensif dan kompehensif di semua lini untuk mendukung percepatan komersialitas WK Eksplorasi ke WK Eksploitasi yang ditandai dengan rekomendasi dan persetujuan rencana pengembangan lapangan pertama (POD I).
SKK Migas akan mengalokasikan waktu dan energi yang lebih besar sebagai skala prioritas untuk menangani dan mengawal WK yang potensial.
“Tujuan dari kegiatan eksplorasi adalah menemukan cadangan migas baru, untuk kemudian diproduksikan,” pungkasnya. (Pew/Nur)
Sumber : liputan6.com
PERUSAHAN DI TEMPAT
BalasHapusUp ; Finance Manager/Direksi
Contak: 081318860902
Perihal : Penawaran Penerbitan Bank Garansi & Surety Bond (Noncollatral) Tanpa Anggunan
Degan Hormat
Terlebih dahulu dalam kesempatan ini perkenankan kami untuk menawarkan proposal penawaran bonding bank guarantee & surety bond untuk penjaminan proyek baik konstruksi / non konstruksi
Dan Kami Juga Bisa Bantu Penerbitan Sp2d Akhir Tahun .Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih..
N/b : - Kami Juga Bisa Membantu Penerbitan Bank Garansi & Surety Bond
Untuk Perusahaan Berdomisili Di Luar JABODETABEK.
Regard's
M.Thomas
contact Person : 0813 1886 0902
PT. GLOBAL PERSADA INDONUSA
Jl. Nangka No.20 Utan Kayu, Kec. Matraman - Jakarta Timur
Telp. (021) 2962 1873
Fax. (021) 2962 1878